Bus Rombongan The Jakmania Cikampek Dilempari Batu di Tol Palikanci
- account_circle Amelia Zahra
- calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
CIKAMPEK – Seseorang melempari bus rombongan suporter Persija Jakarta, The Jakmania asal Cikampek, di ruas Tol Palimanan–Kanci (Palikanci), Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Senin (12/10/2026) dini hari. Lemparan batu memecahkan kaca bus dan melukai dua penumpang.
Rombongan tersebut membawa 48 suporter yang baru pulang dari pertandingan Persija Jakarta melawan PSIM Yogyakarta di Bantul, Sabtu (10/10/2026). Persija memenangkan pertandingan itu dengan skor 4-0.
Ketua Korwil The Jakmania Cikampek, Syaeful, menceritakan bahwa rombongan sempat beristirahat di area Tol Palikanci sekitar pukul 02.30 WIB. Saat itu, ia melihat seseorang memotret bus mereka. Setelah rombongan melanjutkan perjalanan, seseorang melempari bus dengan batu di sekitar kilometer 200.
“Pas kita ngereset tuh pas pukul 02.30 WIB ada yang foto-foto… ada yang moto orang enggak dikenal gitu, moto bus kita. Nah, setelah kita jalan… sampai pas Kilometer 200, tiba-tiba kita dilemparilah batu sama orang yang enggak kelihatan,” kata Syaeful, seperti diberitakan
Dua Penumpang Mengalami Luka
Pecahan kaca bus melukai dua penumpang. Rombongan kemudian membawa korban ke RS Mitra Plumbon untuk mendapatkan penanganan medis. Setelah mendapat perawatan, keduanya kembali bergabung dengan rombongan.
Kapolsek Kedawung, Kompol Ahmad Nasori, membenarkan laporan pelemparan tersebut. Ia bersama petugas memeriksa lokasi setelah menerima informasi mengenai insiden yang menimpa bus suporter Persija.
“Awalnya ada laporan bahwa terjadi pelemparan batu terhadap rombongan bus, setelah kami cek lokasi ternyata benar dan didalamnya terdapat supporter Persija,” ujar Ahmad Nasori.
Polisi Menyelidiki Kasus Pelemparan
Polisi menelusuri lokasi kejadian untuk mencari petunjuk dan mengidentifikasi pelaku. Hingga berita ini ditulis, informasi yang dirujuk belum menyebutkan identitas orang yang melempari bus tersebut.
Insiden ini membuat rombongan suporter harus menghadapi situasi berbahaya saat perjalanan pulang. Kehadiran perempuan dan anak-anak dalam rombongan juga menambah kekhawatiran para suporter terhadap keselamatan perjalanan.
The Jakmania Cikampek Mengimbau Anggota Tetap Tenang
Menanggapi insiden tersebut, Syaeful meminta anggota The Jakmania Cikampek menahan diri dan tidak terpancing emosi. Ia ingin seluruh anggota tetap tenang sambil menunggu proses penyelidikan polisi.
“Kita juga sudah mengimbau temen-temen di Cikampek untuk menahan diri, tetap tenang,” ujar Syaeful kepada TV Berita.
Ia juga mengingatkan para suporter agar mengutamakan keselamatan ketika bepergian untuk mendukung tim kesayangan. Para suporter perlu menjaga ketertiban selama perjalanan dan segera melapor kepada petugas jika menghadapi ancaman.
Polisi masih menelusuri insiden pelemparan bus di Tol Palikanci. Perkembangan penyelidikan selanjutnya diharapkan dapat mengungkap pelaku dan motif di balik kejadian tersebut.
- Penulis: Amelia Zahra

Saat ini belum ada komentar