Disdikbud Karawang Tetapkan 9 Jalur Penerimaan SMP Negeri, Berikut Daftarnya
- account_circle Amelia Zahra
- calendar_month Senin, 8 Jun 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Cikampekhitz.com, Karawang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karawang membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 melalui sembilan jalur seleksi. Disdikbud Karawang menjadwalkan pendaftaran secara daring mulai 17 hingga 19 Juni 2026 melalui situs resmi.
Kepala Disdikbud Karawang, Wawan Setiawan, meminta orang tua dan calon peserta didik mempersiapkan seluruh kebutuhan pendaftaran sejak sekarang. Selain itu, ia mengajak masyarakat mempelajari ketentuan serta jadwal SPMB agar proses pendaftaran berjalan lancar.
“Kami membuka penerimaan siswa baru untuk tingkat SMP Negeri di Karawang pada 17 Juni sampai 19 Juni 2026,” kata Wawan Setiawan.
Melalui sembilan jalur penerimaan ini, pemerintah daerah berupaya memperluas akses pendidikan bagi calon peserta didik dari berbagai latar belakang. Langkah tersebut memberi kesempatan yang lebih luas kepada siswa untuk melanjutkan pendidikan di sekolah negeri.
Disdikbud Karawang Mulai Pendaftaran pada 17 Juni
Pendaftaran SMP Negeri berlangsung selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 Juni 2026. Calon peserta didik bisa mengikuti seluruh tahapan melalui sistem pendaftaran daring resmi.
Selain membuka layanan pendaftaran, Disdikbud Karawang juga menyiapkan mekanisme seleksi untuk setiap jalur penerimaan. Panitia SPMB menyeleksi peserta berdasarkan kuota dan persyaratan pada masing-masing jalur.
Sementara itu, Wawan meminta orang tua dan calon peserta didik memahami syarat setiap jalur sebelum menentukan pilihan sekolah. Menurutnya, pemahaman terhadap aturan pendaftaran dapat membantu peserta menghindari kesalahan saat mengirim berkas.
Berikut 9 Jalur Penerimaan SMP Negeri di Karawang
Pada pelaksanaan SPMB 2026, Disdikbud Karawang menyediakan sembilan jalur penerimaan siswa baru tingkat SMP Negeri. Berikut rincian alokasi kuotanya:
- Jalur domisili kewilayahan: 40 persen.
- Jalur keluarga ekonomi tidak mampu: 15 persen.
- Jalur prestasi kejuaraan: 13 persen.
- Jalur domisili jarak: 10 persen.
- Jalur nilai rapor: 10 persen.
- Jalur disabilitas fisik dan disleksia: 5 persen.
- Jalur anak guru dan tenaga kependidikan: 3 persen.
- Jalur mutasi atau pindahan luar Karawang: 2 persen.
- Jalur prestasi penghargaan: 2 persen.
Melalui pembagian kuota tersebut, pemerintah daerah membuka kesempatan yang lebih luas bagi calon peserta didik. Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Karawang.
Lebih lanjut, Disdikbud Karawang memberi ruang bagi siswa berprestasi, siswa dari keluarga kurang mampu, peserta didik penyandang disabilitas, serta anak guru dan tenaga kependidikan. Langkah ini membantu berbagai kelompok masyarakat memperoleh akses yang lebih setara ke sekolah negeri.
Orang Tua Perlu Menyiapkan Dokumen Pendaftaran
Menjelang masa pendaftaran, orang tua perlu menyiapkan seluruh dokumen persyaratan sesuai jalur pilihan. Selanjutnya, mereka perlu memeriksa kembali kelengkapan berkas agar proses pendaftaran berjalan tanpa kendala.
Calon peserta didik harus mengirim seluruh dokumen melalui sistem pendaftaran daring milik Disdikbud Karawang. Setelah itu, peserta bisa memantau setiap tahapan seleksi melalui akun pendaftaran masing-masing.
Panitia SPMB mengumumkan hasil seleksi pada 19 Juni 2026. Kemudian, sekolah melanjutkan proses daftar ulang bagi peserta yang lolos sesuai jadwal yang berlaku.
Wawan kembali mengingatkan masyarakat agar tidak menunda proses pendaftaran.
“Dalam waktu dekat, kami akan membuka penerimaan siswa baru tingkat SMP Negeri. Jadi, kami berharap orang tua siswa bersiap-siap, sehingga tidak terlambat mendaftarkan anak-anaknya ke sekolah,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pihaknya merancang SPMB 2026 untuk memberi kesempatan yang sama kepada seluruh calon peserta didik sesuai jalur dan kriteria yang berlaku.
“Kami menyusun SPMB 2026 untuk memastikan seluruh anak mendapatkan akses pendidikan yang adil sesuai dengan jalur dan kriteria yang telah kami tetapkan,” kata Wawan.
Karena itu, ia meminta orang tua serta calon peserta didik mengikuti seluruh tahapan sesuai jadwal. Menurutnya, pelaksanaan SPMB yang tertib dan tepat waktu akan membantu masyarakat memperoleh layanan pendidikan yang lebih mudah, transparan, dan akuntabel.
Pada akhir pelaksanaan SPMB, pihaknya berharap seluruh peserta mengikuti proses pendaftaran dengan baik. Dengan demikian, seluruh tahapan penerimaan siswa baru dapat berjalan tertib sesuai jadwal.
- Penulis: Amelia Zahra

Saat ini belum ada komentar