BSI Explore 2026 Mulai Observasi di Desa Barugbug Karawang
- account_circle Amelia Zahra
- calendar_month Senin, 7 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Cikampekhitz.com, Karawang – BSI Explore 2026 mulai mengenal Desa Barugbug, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal sebelum tim menjalankan program pengabdian masyarakat.
Pada tahap ini, mahasiswa mengunjungi SDN Barugbug 1 dan Kantor Desa Barugbug. Mereka juga membangun komunikasi dengan pihak sekolah serta pemerintah desa.
Observasi membantu tim melihat kondisi lapangan secara langsung. Hasil pengamatan kemudian menjadi bekal untuk menyesuaikan rencana kegiatan dengan situasi di Desa Barugbug.
Kenalan dengan Warga SDN Barugbug 1
Kegiatan hari pertama berlangsung di SDN Barugbug 1. Para mahasiswa memperkenalkan diri kepada kepala sekolah, guru, dan siswa.
Kelas I hingga kelas VI mendapat kunjungan secara bergantian. Dengan cara ini, seluruh warga sekolah dapat mengenal anggota BSI Explore 2026.
Suasana perkenalan terasa hangat. Para siswa menyambut kedatangan mahasiswa dengan antusias. Rasa penasaran juga terlihat saat mereka bertemu dengan tim yang akan menjalankan kegiatan di sekolah.
Pihak sekolah memberikan sambutan terbuka. Para guru turut mendukung rencana kegiatan BSI Explore 2026 selama program berlangsung.
Selain berkenalan, mahasiswa mengamati lingkungan sekolah. Mereka melihat fasilitas pembelajaran dan suasana belajar di SDN Barugbug 1.
Pengamatan tersebut memberikan gambaran awal bagi tim. Kondisi sekolah menjadi salah satu bahan pertimbangan sebelum mereka menjalankan program kerja.
Mengenal Kondisi Desa Barugbug
Usai mengunjungi sekolah, kegiatan berlanjut ke Kantor Desa Barugbug. Kedatangan mahasiswa bertujuan untuk memperkenalkan tim kepada perangkat desa.
Dalam kesempatan tersebut, mereka juga menyampaikan rencana program kerja. Pertemuan ini sekaligus membuka komunikasi antara mahasiswa dan pemerintah Desa Barugbug.
Kepala Desa Barugbug kemudian hadir dan berdiskusi langsung bersama tim. Beliau menyambut kedatangan mahasiswa dengan hangat.
“Selamat datang di Desa Barugbug. Silakan menjalani program kerja adik-adik di desa kami. Saya sangat mempersilakan dan senang dengan keberadaan adik-adik.”
Dukungan tersebut menjadi semangat bagi tim BSI Explore 2026. Pemerintah desa menunjukkan keterbukaan terhadap kegiatan mahasiswa selama berada di Desa Barugbug.
Pertemuan itu juga memberikan informasi mengenai kondisi desa. Pemerintah desa menjelaskan sejumlah potensi yang dimiliki wilayah tersebut.
Selain itu, tim mendengar harapan pemerintah desa terhadap program BSI Explore 2026. Informasi tersebut membantu mahasiswa memahami karakteristik lingkungan dan masyarakat setempat.
Observasi Jadi Bekal Program Pengabdian
Observasi menjadi bagian penting dalam perjalanan BSI Explore 2026. Mahasiswa tidak hanya datang untuk memperkenalkan diri kepada warga sekolah dan perangkat desa.
Mereka juga belajar melihat kondisi lingkungan secara langsung. Pengalaman tersebut membantu tim memahami situasi sebelum menjalankan program pengabdian.
Kunjungan ke SDN Barugbug 1 memberikan gambaran mengenai lingkungan pendidikan setempat. Sementara itu, pertemuan di kantor desa membuka ruang komunikasi untuk kegiatan selanjutnya.
Dukungan dari pihak sekolah dan pemerintah desa turut memperkuat langkah tim. Kondisi tersebut menjadi modal awal untuk menjalankan program pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.
Perjalanan BSI Explore 2026 di Desa Barugbug baru saja dimulai. Rangkaian kegiatan berikutnya akan membawa tim pada tahap pelaksanaan program yang telah mereka siapkan.
Melalui observasi sejak tahap awal, mahasiswa dapat menyusun kegiatan yang lebih sesuai dengan kondisi lapangan. Proses tersebut juga menjadi kesempatan bagi mereka untuk belajar langsung dari masyarakat.
BSI Explore 2026 berharap kehadirannya dapat memberikan manfaat bagi siswa SDN Barugbug 1 dan masyarakat Desa Barugbug.
Kegiatan pengabdian ini sekaligus menjadi pengalaman bagi mahasiswa untuk berinteraksi dengan masyarakat di Kabupaten Karawang. Kolaborasi dengan pihak sekolah dan pemerintah desa menjadi bagian penting dalam perjalanan tersebut.
- Penulis: Amelia Zahra

Saat ini belum ada komentar