BSI Explore 2026 Akan Segera Dilaksanakan, Libatkan Mahasiswa dalam Program Pengabdian ke Desa-Desa
- account_circle Rahmawati Nur Intan
- calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Cikampekhitz.com, Jakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif kembali akan menyelenggarakan BSI Explore 2026, program pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang melibatkan mahasiswa terpilih untuk terjun langsung ke desa-desa mitra di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Program ini secara khusus mewadahi mahasiswa untuk menerapkan ilmu dan keterampilan yang mereka dapatkan selama perkuliahan.
Keterlibatan mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat menjadi bagian penting dari proses pembelajaran di perguruan tinggi. Melalui kegiatan di lapangan, mahasiswa dapat mengasah kemampuan sekaligus memahami kebutuhan masyarakat secara langsung.
Pelaksanaan BSI Explore 2026
Dalam pelaksanaannya di tahun 2026, para peserta akan terjun langsung ke 38 desa mitra selama satu bulan penuh. Mereka akan bekerja dalam tim beranggotakan lima mahasiswa untuk menjalankan program kerja yang telah mereka susun sesuai kebutuhan masyarakat setempat.
Ketua BSI Explore 2026, Ade Suriyadi, menjelaskan bahwa program ini menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran berbasis pengalaman. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Baca juga: Penanaman Nilai-Nilai Pancasila Melalui Pembiasaan Sikap Disiplin di SDN Jomin Barat II
“Universitas Bina Sarana Informatika menyelenggarakan BSI Explore 2026 sebagai program pengabdian kepada masyarakat unggulan. Program ini dirancang secara sistematis untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa terpilih dalam mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan secara langsung di tengah masyarakat,” kata Ade, dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (16/7).
Ia menambahkan, setiap kelompok mahasiswa akan mendapatkan pendampingan dari seorang Dosen Pendamping Lapangan (DPL). Dosen pembimbing melakukan pendampingan ini untuk memastikan program kerja berjalan sesuai rencana. Selain itu, upaya ini juga bertujuan untuk menghasilkan luaran yang bermanfaat bagi masyarakat maupun mahasiswa.
“Selama satu bulan, peserta akan ditempatkan dalam tim di 38 desa mitra untuk melaksanakan program kerja yang telah dirancang. Setiap tim yang terdiri dari lima mahasiswa akan berada di bawah bimbingan satu Dosen Pendamping Lapangan guna memastikan tercapainya tujuan dan luaran program,” jelas Ade.
Ade berharap, melalui BSI Explore 2026, mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan beradaptasi, bekerja sama, dan memecahkan masalah di lingkungan nyata. Di sisi lain, program ini juga menjadi sarana bagi kampus untuk memperkuat kontribusi pendidikan tinggi dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di berbagai daerah.
- Penulis: Rahmawati Nur Intan

Saat ini belum ada komentar