Permudah Proses Administrasi Kursus, Mahasiswa UBSI Kembangkan Sistem Pendaftaran Bahasa Inggris untuk English For Akhwat
- account_circle Amelia Zahra
- calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Cikampekhitz.com, Karawang – Tim mahasiswa Program Studi Sistem Informasi (D3) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kabupaten Karawang mengembangkan Sistem Pendaftaran Kursus Bahasa Inggris untuk English For Akhwat (EFA). Tim menyerahkan aplikasi tersebut kepada pihak EFA pada 22 Juli 2026 melalui pertemuan daring menggunakan Google Meet.
Pengembangan aplikasi ini menjadi bagian dari implementasi ilmu yang mahasiswa peroleh selama menempuh pendidikan di UBSI. Melalui kolaborasi dengan mitra, mahasiswa mengembangkan sistem informasi yang mampu menjawab kebutuhan administrasi lembaga kursus sekaligus mendukung transformasi digital pada pendidikan nonformal.
Berawal dari Kendala Administrasi
Sebelum mengembangkan aplikasi, tim mahasiswa melakukan observasi dan diskusi bersama pihak English For Akhwat. Kegiatan tersebut bertujuan memahami alur administrasi yang selama ini berjalan.
Hasil observasi menunjukkan bahwa proses pendaftaran masih menggunakan Google Form. Sementara itu, peserta mengirimkan konfirmasi pembayaran secara manual melalui WhatsApp. Cara tersebut cukup membantu pada awalnya. Namun, meningkatnya jumlah peserta membuat proses administrasi menjadi lebih lama karena data tersebar di beberapa platform.
Melihat kondisi tersebut, tim mahasiswa merancang Sistem Informasi Pendaftaran Kursus Bahasa Inggris berbasis web. Sistem ini mengintegrasikan seluruh proses administrasi ke dalam satu aplikasi sehingga pengelolaan menjadi lebih mudah, cepat, dan terorganisir.
Permudah Pendaftaran hingga Pembayaran
Melalui aplikasi ini, calon peserta dapat mendaftar kursus secara online dengan mengisi data diri melalui sistem. Setelah melakukan pembayaran, peserta cukup mengunggah bukti pembayaran ke dalam aplikasi. Mereka tidak lagi perlu mengirimkan dokumen melalui aplikasi perpesanan.
Sistem juga menyimpan seluruh data peserta secara otomatis. Dengan demikian, admin dapat mengelola data dengan lebih rapi dan efisien.
Admin Lebih Mudah Mengelola Data
Aplikasi menyediakan berbagai fitur untuk administrator. Admin dapat memverifikasi pembayaran, mengelola data peserta, dan menyusun laporan administrasi melalui satu dashboard.
Penggunaan satu dashboard membantu admin mempercepat pekerjaan administratif. Selain itu, sistem juga mengurangi risiko kesalahan dalam pengelolaan data.
Salah satu fitur unggulan aplikasi ini adalah pemantauan status pendaftaran dan verifikasi pembayaran secara real-time. Peserta dapat melihat status pendaftaran maupun pembayaran tanpa harus menghubungi admin. Di sisi lain, pengelola dapat memantau seluruh proses administrasi melalui sistem yang terintegrasi.
Tingkatkan Efisiensi Layanan Kursus
Dibandingkan dengan proses sebelumnya, aplikasi ini menyederhanakan seluruh alur pendaftaran ke dalam satu platform berbasis web. Integrasi tersebut mempercepat proses administrasi, memudahkan pengelolaan data peserta, dan meningkatkan kualitas layanan bagi calon peserta kursus.
Penyerahan aplikasi ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara Universitas Bina Sarana Informatika dengan lembaga pendidikan. Meskipun berlangsung secara daring melalui Google Meet, kegiatan tersebut berjalan lancar dan menjadi momentum implementasi karya mahasiswa kepada mitra.
Pihak English For Akhwat berharap sistem ini dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan administrasi. Aplikasi juga diharapkan mampu mempercepat proses pendaftaran serta memberikan pengalaman layanan yang lebih praktis dan profesional.
Bagi mahasiswa, proyek ini menjadi pengalaman berharga dalam merancang aplikasi sesuai kebutuhan pengguna. Pengalaman tersebut juga memperkuat kemampuan mereka dalam menghasilkan solusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Universitas Bina Sarana Informatasi terus mendorong mahasiswa untuk menghadirkan inovasi berbasis teknologi. Kampus juga memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra agar semakin banyak solusi digital yang mendukung transformasi di bidang pendidikan, bisnis, maupun sektor lainnya.
- Penulis: Amelia Zahra

Saat ini belum ada komentar