Dua Wisatawan Karawang Tewas Tertimbun Longsor di Curug Cileat Subang, Korban Ditemukan Sedalam Dua Meter
- account_circle Amelia Zahra
- calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Cikampekhitz, Subang – Tim SAR gabungan menemukan dua wisatawan asal Karawang yang hilang akibat longsor di kawasan wisata Curug Cileat, Kabupaten Subang, Jawa Barat, dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (16/5/2026). Sebelumnya, longsor menimbun keduanya saat berwisata di jalur menuju Curug Cileat.
Korban bernama Alda Apriliani (22), warga Cikampek, Karawang, dan Winda Limbong (20), warga Kosambi, Karawang. Tim SAR memulai pencarian sejak Jumat sore setelah longsor menerjang kawasan wisata tersebut.
Hujan deras yang mengguyur kawasan perbukitan Curug Cileat memicu runtuhnya tebing di sekitar jalur wisata. Saat kejadian berlangsung, korban datang bersama beberapa rekannya untuk berwisata dan berfoto di lokasi.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Karawang, Ferry Muharram, mengatakan kedua korban tengah berfoto sebelum longsor terjadi. Tiga rekan korban lainnya berhasil menyelamatkan diri usai mendengar suara gemuruh dari arah tebing.
Kepala Pelaksana BPBD Subang, Udin Jazudin, menjelaskan tim menemukan korban di bawah timbunan material longsor sedalam sekitar dua meter.
“Korban ditemukan tertimbun longsoran di kedalaman sekitar dua meter, dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Udin Jazudin dikutip dari Antara.
Selama proses pencarian, petugas melihat tangan salah satu korban muncul dari timbunan tanah. Setelah itu, tim SAR menggali material longsor secara hati-hati untuk mengantisipasi longsor susulan. Tim menemukan kedua korban dalam posisi berdekatan di area jalur wisata Curug Cileat.
Setelah proses evakuasi selesai, petugas membawa jenazah korban ke RSUD Ciereng Subang sebelum menyerahkannya kepada pihak keluarga di Karawang. Tim SAR gabungan kemudian menutup operasi pencarian setelah menemukan seluruh korban longsor Curug Cileat.
- Penulis: Amelia Zahra
- Editor: Amelia Zahra

Saat ini belum ada komentar