Perkuat Hubungan Bilateral, Ketua Ekraf Kadin Bekasi dan Dubes Malaysia Bahas Potensi Ekonomi Strategis
- account_circle Amelia Zahra Syafitry
- calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Cikampekhitz, Jakarta – Ketua Badan Ekonomi Kreatif Kadin Kota Bekasi, Rifki Ardiansyah, menggelar audiensi strategis dengan Duta Besar Malaysia untuk Republik Indonesia, H.E. Dato’ Syed Mohamad Hasrin Syed Ibrahim, di Jakarta, Jumat (27/3).
Pertemuan ini menjadi langkah konkret untuk memperkuat sinergi ekonomi kreatif. Selain itu, pertemuan ini juga membuka peluang ekspansi usaha antara Indonesia dan Malaysia. Dalam audiensi tersebut, Rifki memaparkan potensi besar Kota Bekasi sebagai pusat industri dan kreatif.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Bekasi siap menjadi mitra strategis bagi investor dan brand asal Malaysia. Oleh karena itu, fokus utama diskusi diarahkan pada pembangunan ekosistem business matching yang lebih efisien dan terukur.
“Bekasi memiliki daya beli tinggi dan ekosistem UMKM yang dinamis. Dengan demikian, kami ingin hubungan Indonesia dan Malaysia menghasilkan kolaborasi bisnis yang nyata,” ujar Rifki dalam keterangan resminya, Rabu (1/4).
Sebagai langkah konkret, Rifki memperkenalkan Mitranesia (Mitranesia.id). Platform ini dirancang untuk memfasilitasi kemitraan bisnis dan franchise lead generation. Melalui platform tersebut, pelaku usaha Malaysia dapat menemukan mitra di Indonesia dengan lebih mudah.
Di sisi lain, brand lokal juga bisa menjangkau pasar Malaysia secara lebih efektif. Selain itu, Rifki menegaskan bahwa Mitranesia berperan sebagai jembatan digital antar pelaku usaha.
“Kami ingin mempermudah proses business matching. Sehingga, hambatan informasi dapat berkurang dan kolaborasi bisa berjalan lebih cepat,” jelasnya.
Sementara itu, Duta Besar Malaysia, H.E. Dato’ Syed Mohamad Hasrin Syed Ibrahim, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia mengapresiasi langkah aktif Kadin Kota Bekasi dalam membuka peluang kerja sama.
Menurutnya, kehadiran Mitranesia dapat membantu pebisnis Malaysia masuk ke pasar Indonesia. Dengan kata lain, platform ini menjadi solusi yang relevan bagi kolaborasi lintas negara.
“Pertemuan ini akan kami tindak lanjuti melalui forum bisnis dan kunjungan lapangan. Ke depan, kami ingin mengeksplorasi peluang investasi di sektor kuliner, ritel, dan industri kreatif,” ujarnya.
- Penulis: Amelia Zahra Syafitry
- Editor: Rafif Tri Mulyana

Saat ini belum ada komentar