Seminar Perpajakan HIMSIA Buka Wawasan Mahasiswa tentang Etika dan Kepatuhan Pajak
- account_circle Redaksi Editor
- calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Cikampekhitz, Cikampek – Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi Akuntansi (HIMSIA) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Cikampek menggelar seminar perpajakan yang memberikan wawasan baru bagi peserta mengenai pentingnya peran akuntan dalam mendukung kepatuhan pajak. Mahasiswa dari berbagai semester mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Mereka juga terlibat dalam diskusi mengenai perpajakan, etika profesi, serta tanggung jawab sosial seorang akuntan di dunia kerja.
Tanggung Jawab Moral Akuntan Menjadi Sorotan
Salah satu topik yang menjadi sorotan dalam seminar tersebut adalah pembahasan mengenai apakah seorang akuntan memiliki tanggung jawab moral terhadap kepatuhan pajak. Topik ini memicu berbagai tanggapan dari peserta. Mereka menilai isu tersebut sangat relevan dengan tantangan yang akan mereka hadapi sebagai calon akuntan.
Berdasarkan opini yang berkembang setelah kegiatan berlangsung, mayoritas peserta berpendapat bahwa seorang akuntan tidak hanya memiliki tanggung jawab profesional dalam menyusun, mengelola, dan melaporkan informasi keuangan. Mereka juga memiliki tanggung jawab moral untuk mendorong kepatuhan pajak sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurut para peserta, akuntan memiliki peran strategis dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas keuangan. Oleh karena itu, setiap akuntan perlu menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan profesinya.
Salah seorang peserta seminar, Sherly Afiansyah, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan pemahaman baru mengenai hubungan erat antara etika profesi dan kepatuhan pajak.
“Menurut saya, seorang akuntan memang memiliki tanggung jawab moral terhadap kepatuhan pajak karena mereka adalah pihak yang memahami aturan perpajakan dengan baik. Melalui seminar ini saya jadi memahami bahwa akuntan bukan hanya bertugas mengelola laporan keuangan, tetapi juga harus menjaga kejujuran dan profesionalisme agar tidak terjadi pelanggaran perpajakan. Materi yang disampaikan sangat menarik dan mudah dipahami sehingga menambah wawasan saya mengenai pentingnya etika dalam profesi akuntan,” ujarnya.
Kepatuhan Pajak sebagai Bentuk Kontribusi dan Integritas
Dalam seminar tersebut, narasumber mengajak peserta memahami bahwa kepatuhan pajak tidak hanya berkaitan dengan kewajiban administratif. Kepatuhan pajak juga menjadi bentuk kontribusi warga negara dalam mendukung pembangunan nasional.
Pembayaran pajak yang sesuai aturan membantu pemerintah menjalankan berbagai program pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pelayanan publik. Pemahaman ini membuat peserta semakin menyadari pentingnya peran pajak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Narasumber menjelaskan bahwa akuntan sering menghadapi situasi yang membutuhkan pertimbangan etis. Karena itu, setiap akuntan perlu memiliki kemampuan mengambil keputusan berdasarkan prinsip profesionalisme, integritas, objektivitas, dan kepatuhan terhadap peraturan.
Diskusi interaktif memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan pandangan, pengalaman, serta pertanyaan terkait praktik perpajakan yang sering mereka temukan di dunia kerja.
Suasana seminar yang komunikatif membantu peserta memahami materi dengan lebih mudah. Kegiatan ini juga mendorong mereka untuk berpikir kritis mengenai peran profesi akuntan dalam menjaga kepatuhan pajak.
Ketua pelaksana kegiatan menjelaskan bahwa seminar ini menjadi salah satu upaya HIMSIA untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai isu-isu aktual di bidang akuntansi dan perpajakan. Selain memperkuat kompetensi akademik, kegiatan ini juga bertujuan membentuk karakter mahasiswa yang memiliki kesadaran etis kuat ketika memasuki dunia profesional.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memahami aspek teknis perpajakan. Mereka juga belajar menanamkan nilai integritas dan tanggung jawab dalam setiap keputusan yang diambil.
Bekal tersebut membantu mereka menjadi akuntan yang profesional, kompeten, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi perusahaan, masyarakat, dan negara.
Para peserta memberikan apresiasi positif terhadap seminar perpajakan HIMSIA UBSI Kampus Cikampek karena menghadirkan pembahasan yang relevan, aplikatif, dan bermanfaat. Kegiatan ini juga menjadi sarana pengembangan wawasan bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompleks.
Melalui seminar ini, HIMSIA berharap dapat terus menghadirkan kegiatan edukatif yang meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran profesional mahasiswa. Dengan bekal tersebut, mahasiswa siap menjadi generasi akuntan yang berintegritas dan berperan aktif dalam mendukung kepatuhan pajak di Indonesia.
- Penulis: Redaksi Editor
- Editor: Amelia Zahra

Saat ini belum ada komentar