Harga Plastik Naik April 2026, Pelaku Usaha Mulai Tertekan
- account_circle Amelia Zahra Syafitry
- calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Cikampekhitz, Jakarta – Harga plastik di sejumlah wilayah Indonesia mulai naik pada awal April 2026. Kenaikan ini langsung menekan pelaku usaha, terutama sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergantung pada kemasan plastik.
Dalam beberapa pekan terakhir, pelaku usaha di berbagai daerah merasakan kenaikan harga tersebut. Kondisi ini terjadi di pasar tradisional hingga sentra industri rumahan.
Banyak pelaku usaha mengaku harga kemasan plastik naik secara bertahap. Selain itu, harga juga cenderung tidak stabil.
Seorang pelaku usaha makanan di Cikampek, indah mengatakan harga kemasan terus naik hampir setiap minggu.
“Sekarang harga kemasan naik hampir setiap minggu. Kita jadi serba salah. Kalau dinaikkan ke pembeli takut sepi, tapi kalau ditahan, margin makin tipis,” ujarnya.
Faktor Global dan Dalam Negeri
Sejumlah faktor mendorong kenaikan harga plastik. Dari sisi global, harga minyak dunia yang meningkat ikut mengerek biaya produksi plastik. Plastik sendiri merupakan turunan dari industri petrokimia.
Selain itu, ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah ikut memengaruhi pasokan bahan baku. Kondisi ini mendorong kenaikan harga di pasar internasional.
Di dalam negeri, ketergantungan pada impor bahan baku membuat harga semakin rentan terhadap fluktuasi global. Gangguan rantai pasok dan kenaikan biaya logistik juga memperburuk situasi.
UMKM Mulai Menyesuaikan Strategi
Kenaikan harga plastik mulai berdampak langsung pada pelaku usaha, terutama di sektor makanan dan minuman. Mereka sangat bergantung pada kemasan plastik untuk proses produksi.
Kondisi ini mendorong pelaku usaha untuk menyesuaikan strategi. Sebagian memilih menekan margin keuntungan. Sebagian lain mulai mempertimbangkan kenaikan harga jual.
Namun, langkah tersebut tidak mudah. Banyak pelaku usaha khawatir kehilangan pelanggan jika harga dinaikkan.
Hingga saat ini, pelaku usaha belum melihat tanda harga akan kembali stabil. Mereka berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk menjaga pasokan dan menahan laju kenaikan harga.
- Penulis: Amelia Zahra Syafitry
- Editor: Rafif Tri Mulyana

Saat ini belum ada komentar