Kasus Dugaan Penyekapan Perempuan Selama Tiga Tahun di Bandung Jadi Sorotan Publik
- account_circle Amelia Zahra
- calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Cikampekhitz.com, Bandung – Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial YTR (29) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, kini menyita perhatian publik. Jagat media sosial gempar setelah pihak keluarga menemukan YTR dalam kondisi penuh luka usai menghilang tanpa kabar selama hampir tiga tahun.
Keluarga mengaku kehilangan kontak sama sekali dengan YTR selama bertahun-tahun. Misteri ini akhirnya terkuak saat keluarga menerima informasi bahwa YTR sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Pihak keluarga pun langsung bergegas menuju rumah sakit. Di sana, mereka mendapati YTR dalam kondisi memprihatinkan dan tengah menerima penanganan medis dari tim dokter.
Polisi Beberkan Temuan Awal Kasus Penyekapan Bandung (H3)
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, membenarkan adanya laporan terkait dugaan penganiayaan dan penyekapan terhadap YTR.
“Setelah itu pelapor mendatangi RSHS dan mengetahui bahwa korban mengalami luka berat di bagian kepala, wajah, kaki, serta luka ringan di bagian tangan,” ujar Hendra saat memberikan keterangan resmi.
Hendra juga menegaskan bahwa korban sempat memutus komunikasi dengan keluarga dalam waktu yang sangat lama.
“Sebelumnya korban menghilang tidak ada kabar, dan pihak keluarga tidak mengetahui keberadaannya selama kurang lebih tiga tahun,” lanjutnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menduga pelaku melakukan aksi kekerasan ini secara berulang.
“Kami menduga selama rentang waktu tersebut, terlapor menganiaya korban menggunakan tangan, benda tumpul, hingga senjata tajam. Pelaku juga menggasak barang-barang berharga milik korban,” tambah Hendra. Saat ini, tim penyidik terus mengumpulkan bukti kuat untuk menyusun kronologi kasus secara utuh.
Kakak Korban Ungkap Kondisi Memprihatinkan YTR (H3)
Melanie Silviani, kakak kandung YTR, membeberkan kondisi terkini adiknya yang masih terbaring di rumah sakit. Saat ini, tim medis fokus membersihkan luka-luka korban yang sempat mengalami infeksi parah.
“Tim medis baru membersihkan luka-luka yang infeksi di bagian kepala dan wajah, soalnya di kepala adik saya masih mengeluarkan cairan nanah,” ungkap Melanie dengan nada sedih.
Meski proses pemulihan berjalan lambat, Melanie bersyukur kondisi adiknya mulai menunjukkan perkembangan positif. YTR kini sudah bisa merespons komunikasi, meskipun artikulasi bicaranya belum begitu jelas.
“Sudah bisa (berkomunikasi), cuma bicaranya belum jelas,” tuturnya.
Melanie juga membagikan momen mengharukan saat sang adik pertama kali siuman. Kalimat pertama yang keluar dari bibir YTR bukanlah keluhan, melainkan permohonan maaf kepada keluarga.
“Pertama kali sadar, kalimat yang dia ucapkan adalah minta maaf,” kata Melanie.
Polisi Buru Pelaku dan Dalami Rangkaian Peristiwa (H3)
Aparat kepolisian terus bergerak cepat mendalami kasus ini. Polisi tengah menelusuri seluruh rangkaian peristiwa teror yang menimpa YTR guna mengungkap fakta-fakta baru di lapangan.
Kasus tragis ini terus memicu simpati sekaligus kegeraman dari masyarakat luas. Publik mendesak pihak kepolisian segera menangkap terlapor dan mengusut tuntas motif di balik dugaan penyekapan panjang yang menimpa perempuan asal Bandung tersebut.
- Penulis: Amelia Zahra

Saat ini belum ada komentar