Harga BBM Maret 2026 Naik, Ini Daftar Pertamax, Shell hingga Vivo di Jawa Barat
- account_circle Amelia Zahra Syafitry
- calendar_month Senin, 9 Mar 2026
- visibility 18
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Cikampekhitz, Jakarta – PT Pertamina (Persero) resmi menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang berlaku mulai awal Maret 2026. Penyesuaian ini mengikuti formula harga yang ditetapkan pemerintah melalui keputusan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait perhitungan harga jual eceran BBM di SPBU.
Dalam keterangan resminya, Pertamina menjelaskan bahwa penyesuaian harga tersebut dilakukan untuk menyesuaikan regulasi yang berlaku.
“PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020,” tulis Pertamina dalam pengumuman resminya.
Penyesuaian harga ini berlaku di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Jawa Barat. Meski demikian, harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar tetap tidak mengalami perubahan.
Daftar Harga BBM Pertamina di Jawa Barat
Berikut daftar harga BBM di SPBU Pertamina wilayah Jawa Barat per Maret 2026:
-
Pertalite : Rp10.000 per liter
-
Biosolar : Rp6.800 per liter
-
Pertamax : Rp12.300 per liter
-
Pertamax Green 95 : Rp12.900 per liter
-
Pertamax Turbo : Rp13.100 per liter
-
Dexlite : Rp14.200 per liter
-
Pertamina Dex : Rp14.500 per liter
Harga BBM Shell di Jawa Barat
Selain Pertamina, sejumlah SPBU swasta juga menetapkan harga BBM masing-masing. Di SPBU milik Shell plc, harga BBM yang berlaku di wilayah Jawa Barat antara lain:
-
Shell Super : sekitar Rp12.540 per liter
-
Shell V-Power : sekitar Rp13.370 per liter
-
Shell V-Power Diesel : sekitar Rp14.060 per liter
Harga BBM Vivo di Jawa Barat
Sementara itu, SPBU milik Vivo Energy juga menetapkan harga BBM sebagai berikut:
-
Revvo 90 : sekitar Rp12.300 per liter
-
Revvo 92 : sekitar Rp12.540 per liter
-
Revvo 95 : sekitar Rp13.370 per liter
Faktor yang Mempengaruhi Harga BBM
Harga BBM non-subsidi biasanya berubah mengikuti sejumlah faktor. Pergerakan harga minyak dunia menjadi salah satu faktor utama yang mempengaruhi penyesuaian harga.
Selain itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat juga turut memengaruhi biaya pengadaan BBM. Karena itu, harga BBM non-subsidi bisa mengalami perubahan secara berkala.
Masyarakat dapat memantau informasi terbaru mengenai harga BBM melalui situs resmi operator SPBU atau melalui berbagai aplikasi digital yang menyediakan pembaruan harga bahan bakar secara berkala.
- Penulis: Amelia Zahra Syafitry

Saat ini belum ada komentar