Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon
- account_circle Amelia Zahra Syafitry
- calendar_month 11 jam yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Cikampekhitz, Jakarta – Tiga prajurit TNI gugur saat menjalankan tugas dalam misi perdamaian dunia di bawah naungan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Insiden ini terjadi dalam rentang kurang dari 24 jam melalui dua peristiwa terpisah di wilayah Lebanon Selatan.
Dua prajurit gugur setelah kendaraan patroli yang mereka tumpangi meledak di sekitar desa Bani Haiyyan. Ledakan tersebut menghancurkan kendaraan dan menyebabkan korban jiwa di antara personel yang sedang bertugas. Selain itu, beberapa prajurit lainnya mengalami luka-luka.
Sementara itu, satu prajurit lainnya meninggal dunia dalam insiden terpisah sehari sebelumnya. Sebuah proyektil menghantam area markas pasukan perdamaian di sekitar Adchit al-Qusayr dan menyebabkan korban jiwa.
Situasi Keamanan Memanas
Situasi keamanan di Lebanon Selatan saat ini memanas seiring meningkatnya konflik antara Hizbullah dan Israel. Ketegangan tersebut berdampak langsung pada stabilitas wilayah operasi pasukan penjaga perdamaian, termasuk kontingen Indonesia.
Pihak Perserikatan Bangsa-Bangsa menyatakan bahwa serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional. Hingga kini, tim terkait masih menyelidiki penyebab serta pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.
Pemerintah Sampaikan Duka
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan dan TNI menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya ketiga prajurit tersebut. Selain itu, pemerintah terus berkoordinasi dengan pihak UNIFIL untuk memastikan keselamatan personel lainnya serta penanganan korban.
Peristiwa ini kembali mengingatkan bahwa tugas menjaga perdamaian dunia memiliki risiko tinggi, terutama di wilayah yang masih dilanda konflik.
- Penulis: Amelia Zahra Syafitry
- Editor: Rafif Tri Mulyana

Saat ini belum ada komentar