Baru Dua Seri, Veda Ega Langsung Tembus 3 Besar Dunia Moto3
- account_circle Amelia Zahra Syafitry
- calendar_month 3 menit yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Cikampekhitz, Brasil – Veda Ega Pratama langsung mencuri perhatian di awal musim Moto3 2026. Baru menjalani dua seri, pembalap muda asal Indonesia ini sudah menembus posisi tiga besar klasemen sementara—pencapaian langka bagi seorang rookie.
Podium di GP Brasil Angkat Posisi
Veda menunjukkan performa solid saat tampil di Grand Prix Brasil. Ia menjaga ritme balapan dengan baik dan berhasil finis di posisi podium. Hasil tersebut langsung mendongkrak posisinya di klasemen sementara.
Para pesaing kini mulai memperhitungkan Veda sebagai salah satu pembalap yang patut diwaspadai musim ini.
Kepercayaan Diri Jadi Modal Utama
Sejak awal musim, Veda sudah tampil percaya diri. Ia merasa cocok dengan motor yang digunakan dan mampu beradaptasi dengan kondisi lintasan.
“Dan ya, saya mempunyai confident dengan motor dan juga diri saya di sirkuit ini,” ujar Veda, dikutip dari tayangan Spot TV di Jakarta, Minggu.
Ia membuktikan ucapannya di lintasan. Meski balapan sempat terhenti akibat red flag, Veda tetap fokus dan menjaga performa hingga finis di posisi tiga besar.
Strategi dan Konsistensi di Lintasan
Selama balapan, Veda menghadapi tekanan yang tidak ringan. Ia harus pintar mengatur strategi, terutama dalam menjaga kondisi ban belakang agar tetap optimal hingga akhir lomba.
“Ini menakjubkan. Hari ini saya bekerja dengan baik. Sebelum red flag, saya berjuang menjaga ban belakang. Akhirnya saya finis di top 3 pada balapan kedua grand prix saya. Ini merupakan pencapaian terbesar saya saat ini,” ungkapnya di area parc fermé.
Hasil ini menjadi salah satu pencapaian penting dalam perjalanan kariernya.
Tunjukkan Kualitas, Bukan Sekadar Rookie
Moto3 dikenal sebagai ajang balap dengan persaingan ketat. Banyak pembalap muda berbakat bersaing di setiap seri. Namun, Veda mampu langsung menembus papan atas.
Hal ini menegaskan bahwa ia bukan sekadar pendatang baru, melainkan pembalap yang siap bersaing di level tertinggi.
Dukungan tim serta pembinaan dari Red Bull juga membantu perkembangan performanya secara signifikan.
Peluang Besar di Musim 2026
Posisi di papan atas membuka peluang besar bagi Veda untuk terus bersaing sepanjang musim. Jika ia mampu menjaga konsistensi, peluang untuk bertahan di barisan depan akan tetap terbuka.
Ia bahkan berpotensi melangkah lebih jauh dalam perebutan gelar juara dunia Moto3 2026.
- Penulis: Amelia Zahra Syafitry
- Editor: Yunita Eka Salsabilla

Saat ini belum ada komentar