Ngantuk di Balik Kemudi, Truk Boks Hantam Warung di Subang, Pemilik Tewas di Tempat
- account_circle Amelia Zahra Syafitry
- calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Cikampekhitz, Subang – Suasana di Jalan Raya Lengkong, Kampung Cijoged, Desa Lengkong, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, Jawa Barat, mendadak mencekam pada Kamis (26/3/2026). Sebuah truk boks pengangkut telur tiba-tiba oleng dan menghantam warung di pinggir jalan.
Benturan keras langsung merobohkan bagian depan bangunan hingga rata dengan tanah. Pemilik warung, Uin Katnia, berada di dalam saat kejadian berlangsung. Ia tidak sempat menyelamatkan diri dan meninggal dunia di lokasi setelah tertimpa reruntuhan.
Kendaraan Hilang Kendali
Truk bernomor polisi BE 8270 RU melaju dari arah Subang menuju Sadang, Purwakarta. Namun, pengemudi kehilangan kendali saat melintas di lokasi kejadian.
Kasat Lantas Polres Subang, Ardian, menjelaskan bahwa kendaraan tiba-tiba bergerak ke kanan sebelum menghantam bangunan di sisi jalan.
“Setibanya di lokasi, kendaraan oleng ke kanan dan langsung menabrak warung. Akibatnya satu orang meninggal dunia dan dua orang mengalami luka ringan,” ujarnya.
Diduga Sopir Mengantuk
Sopir cadangan truk, Deni, menyebut kondisi pengemudi saat itu tidak dalam keadaan prima. Ia menduga pengemudi mengantuk saat mengemudi.
“Ngantuk yang nyetirnya, terus oleng. Kejadiannya cepat, saya juga tidak terlalu sadar karena mendadak,” kata Deni.
Saksi Lihat Tanda-Tanda Sebelumnya
Warga sekitar juga melihat tanda-tanda tidak normal sebelum kecelakaan terjadi. Salah satu saksi, Mahdi, mengatakan truk sempat mengeluarkan asap hitam pekat dari jarak cukup jauh.
“Dari sekitar 500 meter itu mobil sudah keluar asap hitam. Katanya sempat mau dibuang ke kiri, tapi balik lagi ke jalan, terus langsung nabrak,” ujarnya.
Korban dan Penanganan
Kecelakaan ini menyebabkan satu korban meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka ringan. Petugas langsung mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Reyhan untuk penanganan lebih lanjut.
- Penulis: Amelia Zahra Syafitry
- Editor: Yunita Eka Salsabilla

Saat ini belum ada komentar